ads

23 Juni 2021

Dilaporkan Warganya Ke Komnas Tipikor Sumut, Kades Sei Raja Angkat Bicara

Dilaporkan Warganya Ke Komnas Tipikor Sumut, Kades Sei Raja Angkat Bicara

 



BATU BARA, LintasTotabuan.com - Kepala Desa Sei Raja, Wahid Iskandar Barus, SPdi dilaporkan warganya ke kantor Lembaga Komite Nasional Tindak Pidana Korupsi (Komnas Tipikor) Sumut atas dugaan korupsi yang dilakukannya seperti yang dilansir dari media online cakrabhayangkaranews.com, Rabu (09/06/2021) 


Menurut mereka, tidak jelas pada APBN 2020 dalam Rancangan Anggaran Desa serta pengadaannya dan sebagian data yang diduga di mark up oleh kepala desa.


Mengenai hal ini, Kepala Desa Sei Raja pun angkat bicara terkait isu yang beredar tersebut. Ia mengaku bahwa apa yang disangkakan kepada dirinya itu tidak benar.


" Terkait korupsi yang dituduhkan, saya membantah dan menyatakan itu tidak benar atau hoaks. Tuduhan ini sangat keji," kata Wahid Iskandar Barus, SPdi, saat ditemui di Kediamannya, Rabu (23/06/2021).


Ia mengaku secara psikis merasa keberatan atas tuduhan yang diberikan dan merasa dirugikan serta menurutnya, menimbulkan kegaduhan di keluarganya.


Ditanya soal langkah apa yang akan diambil selanjutnya, Wahid mengaku masih akan berembuk dan berdiskusi bersama keluarga untuk tindakan selanjutnya. 


Sebelumnya, Kades Sei Raja menggelar musyawarah Klarifikasi Dana Desa (DD) Desa Sei Raja Tahun Anggaran (TA) 2020 di aula kantor Desa jalan Mekar Desa Sei Raja, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Rabu (23/06/2021)

 

Selain Kades Sei Raja Wahid S.Pdi hadir dalam acara itu Sekcam Medang Deras Darwin, Kasi PMD Khaidir, Ketua BPD, Sekdes Wahyu, ketua LPM Sudirman, Tomas Zainal Abidin, Pendamping desa Darleni, Babinsa Serda Jafrel, Babhinkamtibmas Brigadir SA Damanik dan belasan warga.


Dalam sambutan, Ketua BPD Hotma Limbong mengharapkan pertemuan tersebut dapat berjalan damai dan aman walaupun ada adu argumen itu persoalan biasa.


Pada kesempatan itu Kades Sei Raja mengatakan semua laporan maupun persoalan harus benar benar orang yang berdomisili di desa yang dipimpinnya.


Ia mengaku banyak yang mempersoalkan masalah penggunaan APBDes namun yang menandatangani ada warga dari luar desa dan ini sangat menjadi pertanyaan.


Sementara, Sekcam Medang Deras Darwin menjelaskan masalah  anggaran dana desa masing masing ada yang menangani seperti Inspektorat, BPK juga Kejaksaan, dan jika ada yang belum selesai maka bupati langsung yang menangani dengan memberikan peringatan.


" Jika memang tidak puas dengan jawaban dari kami, maka bapak bapak bisa mempertanyakan langsung ke pihak terkait, kami dari pihak Kecamatan hanya sebagai pihak mediasi," kata Darwin.


Dalam hal ini Sekcam berharap agar semua pihak mengutamakan musyawarah mencari mufakat dengan sebaik baiknya dengan berkepala dingin.


Perwakilan masyarakat desa bernama Saring berharap Kepala Desa transfaran dalam peruntukan dana desa tahun anggaran 2020 yang bertujuan agar masyarakat merasa puas dan kedepannya tidak ada lagi pertanyaan pertanyaan. Pada pertemuan itu masyarakat banyak mempertanyakan penggunaan DD dan setelah Kades Wahid memberikan jawaban yang hadir merasa puas.


Dari pantauan media ini, musyawarah klarifikasi dana desa Desa Sei Raja tahun 2020 berjalan tertib dan aman. (MA)