ads

23 Juni 2021

Bupati: Terimakasih UISU Telah Melakukan Riset Gratis Di Batu Bara

Bupati: Terimakasih UISU Telah Melakukan Riset Gratis Di Batu Bara

 


BATU BARA, LintasTotabuan.com - Bupati Batu Bara dalam sambutannya mengucapkan terimakasih yang sebesar - besarnya kepada Universitas Islam Sumatera Utara yang telah melakukan riset secara gratis di Batu Bara. Menurut Bupati, dengan adanya pengkajian ini mudah - mudahan akan diberikan anggaran pembangunan penataan dari Pemerintah Pusat.


Hal tersebut disampaikan Bupati Zahir pada saat acara pemaparan Hasil Kajian Pusat Studi Transportasi Dan Prasarana Publik Lembaga Penelitian UISU Dalam Penanganan Pembangunan Penataan Kawasan Kumuh di Aula Rumah Dinas Bupati komplek perumahan Inalum Tanjung Gading Kecamatan Seisuka Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Rabu (23/06/2021)


" Riset merupakan acuan untuk perbaikan sehingga pembangunan yang akan memperoleh hasil yang maksimal. Dari data yang diberikan oleh pihak UISU, Desa Bandar Rahmat mendapat 46 Poin kategori daerah kumuh, yang berarti sebagai Desa Kumuh tingkat sedang. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Batu Bara akan berupaya memperbaiki poin demi poin agar Desa Bandar Rahmat tidak lagi menjadi kawasan kumuh di Kabupaten Batu Bara, pedoman penataan kawasan kumuh pada Permen  PUPR nomor 14/PRT/M2018 Tentang Pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh," ungkap Bupati. 


Selain Bupati Batu Bara,  Ir. H. Zahir, M.AP hadir dalam kegiatan ini, Rektor UISU, DR. H. YANHAR JAMALUDIN, M.AP, Ketua Lembaga Penelitian UISU, Prof. Dr. Jr. Nurhayati, MP, Asisten 2, OPD Terkait serta anggota DPRD Kabupaten Batu Bara Dapil 2.


Sebelumnya, Rektor UISU menyampaikan bahwa pemaparan ini merupakan lanjutan dari MoA antara UISU dengan Pemkab Batu Bara. Riset yang dikerjakan dari Desember sampai Mei. 


Ia menjelaskan, Penataan Desa Kumuh Dimulai dari Desa Bandar Rahmat kec. Tanjung Tiram. Hal ini ditinjau dari beberapa aspek, diantaranya ;

1. Dari aspek sejarah

2. Mendukung program Nasional membangun Dari Desa. Sesuai dengan semboyan membangun Desa Menata Kota. 

3. Termasuk dalam pengembangan kawasan industri nasional. 

4. Ditetapkan sebagai kampung Keluarga Berencana (KB) berkualitas. 


" Semoga laporan ini dapat memberikan manfaat peningkatan pembangunan dan diharapkan kepada anggota DPRD Batu Bara serta masyarakat Desa Bandar Rahmat dapat mendukung kajian ini," tuturnya. (MA)