ads

25 April 2021

  • Follow us

Gejolak di Tubuh LMP Lambar, Regar vs Rego Tunjukan Berbagai Pembelaan

Gejolak di Tubuh LMP Lambar, Regar vs Rego Tunjukan Berbagai Pembelaan


Lampung Barat,Lintastotabuan.com
- Berawal dari mosi tidak tidak percaya, sehingga sejumlah pengurus inti Markas Cabang (Macab) Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Lampung Barat (Lambar), beberapa waktu lalu, menyatakan mengundurkan diri.


Dijelsakan sebelumnya, para pengurus inti yang mengundurkan diri tersebut diantaranya, Ketua Harian Joni Yawan alias Regar, Komandan Brigade 17 Muryatno, Wakil Komandan Birgade 17 Tambat Munzilin, Kepala Staf Macab LMP Lambar, Miryadi alias Der Bendahara Padang Prio Utomo, serta sejumlah anggota Brihade 17 dan Provos dan Srikandi.


Menurut Joni Yawan yang akrab disapa Regar itu,  pengunduran diri sejumlah pegurus itu merupakan akumulasi ketidakmampuan Ketua Markas Rego Apriadi, dalam menyelesaikan permasalah di internal organisasi. Serta lemahnya kemampuan komunikasi Rego, membuat masalah yang kecil semakin membesar dan berlarut. 


Selain ketidakharmonisan akibat lemahnya, kemampuan mengelola organisasi juga semakin diperuncing dengan ketidaksediaan Rego untuk melakukan transparansi keuangan LMP Lambar sehingga timbul mosi tidak percaya.


"Apapun tampikan dan sanggahan Saudara Ketua kami tetap menyatakan pengunduran diri, dan kami siap menunjukan semua berkas dimana letak kejanggalan - kejanggalan yang menurut kami tidak pas," ujar Eks Ketua Harian yang akrab disapa Regar itu.


Sementara dikutip dari  berita sanggahan yang di Publikasikan oleh Lampungpro.co, Pengunduran diri itu, Rego Apriadi, yang mendapat amanah memimpin LMP Lampung Barat periode 2020-2025, mengatakan Padang Priyo Utomo, selaku Sekretaris tidak mengundurkan diri dari LMP. 


"Beliau tidak mengetahui adanya pemberitaan tentang penguduran dirinya itu," kata Rego Apriadi, dalam keterangan pers yang diterima Lampungpro.co, Sabtu (24/4/2021).


Dia menyayangkan pernyataan Joni Yawan mengenai pemberitaan kurang piawai dan kurang keterbukaannya Ketua terkait masalah keuangan Laskar Merah Putih. 


"Itu sama sekali tidak benar. Untuk masalah keuangan Laskar Merah Putih silahkan kroscek di bagian administrasi," kata Rego Apriadi.


Mengenai adanya gejolak dari Joni Yawan, kata dia, sifatnya individu dan personal. "Tidak ada kaitannya dengan keorganisasian Marcab LMP Lampung Barat. Seluruh jajaran kepengurusan masih berdiri tegak dan satu komando," kata dia. (*)