ads

27 Februari 2021

  • Follow us

Papua Siap Menggelar PON XX

 Papua Siap Menggelar PON XX


Oleh : Alfred Jigibalom 

Editor : Ida Bastian


Pekan olahraga nasional akan digelar di Papua, tahun 2021 ini. Meski sempat ditunda setahun karena corona, tetapi persiapannya sudah 100%. Segenap venue olahraga dan fasilitas lain untuk atlit dan official-nya telah disediakan. Tujuannya agar acara lomba olahraga ini berjalan dengan lancar.

Papua mendapat kehormatan menjadi tuan rumah PON XX.  Kesempatan emas ini dimanfaatkan baik-baik oleh Pemda Papua, dengan mempersiapkan segala sesuatunya. Mulai dari stadion sepakbola, arena aquatik, dan tempat pertandingan lain sudah siap 100%. Begitu juga dengan penginapan atlit di Wisma Atlit, sudah tersedia gedung barunya yang sangat representatif.

Pada pagelaran olahraga terbesar se-Indonesia ini, ada 4 klaster yang dibagi berdasarkan cabang olahraga. Keempat klaster itu adalah Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Merauke. Di Kabupaten Mimika, persiapan pertandingan sudah 100%. Dalam artian, walau acara ini ditunda setahun karena alasan pandemi, namun persiapan terus dilakukan dengan matang.

Cesar Avianto Tunya, Sekretaris Umum Sub Panitia Besar PON XX Papua Klaster Mimika menyatakan bahwa progress semua venue di sana sudah siap 100%. Tinggal membereskan fasilitas pendukung pertandingan. Untuk sementara, fasilitas pendukung akan diurus oleh PB PON pada masing-masing cabang olahraga.

Di Kabupaten Mimika akan diselenggarakan beberapa pertandingan olahraga pada PON XX. Di antaranya Atletik, Terbang Layang, Terjun Payung, Bola Basket 3x3, Bola Basket 5x5, Biliar, Panjat Tebing, Futsal, Bola Tangan, dan Tarung Drajat.  Pada cabang olahraga biliar, terbang layang, dan aero modeling masih harus dilengkapi lagi fasilitasnya.

Fasilitas dan arena olahraga dibangun dengan dana APBD Papua. Lantas, ada sebagian yang merupakan sumbangan dari perusahaan pertambangan di Papua. Namun fasilitas sumbangan itu akan dirupakan sebagai hibah untuk Pemda Papua dan diberikan lagi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika.

Ketika semua persiapan tempat dan fasilitas olahraga sudah tersedia, maka tinggal pemeliharaan dan menunggu para atlet dan pelatih serta official datang. Mereka yang datang dari penjuru Indonesia akan bertanding dengan sportif, dan menunjukkan hasil terbaik. Sehingga memenangkan pertandingan dengan fair dan bangga karena mewakili provinsinya masing-masing.

Para atlit dan tim pendampingnya akan menikmati akomodasi dan penginapan di Wisma atlit sekaligus kantor KONI Papua. Namun ada sebagaian yang ditampung di rumah susun. Penyebabnya karena di gedung wisma atlit tidak mencukupi. Namun dipastikan mereka akan mendapat fasiltas yang sama, meskipun tidur di rumah susun.

PON wajib dipersiapkan dengan matang, baik fasilitas pertandingan dan penginapannya,  karena baru kali ini Papua mendapat kehormatan menjadi host. Dengan menjadi tuan rumah, maka seluruh mata netizen akan dihadapkan ke Papua. Mereka akan melihat bahwa di Papua sangat aman dan tidak ada gangguan dari kelompok separatis, seperti yang diberitakan selama ini.

Selain itu, pertandingan PON menjadi momen krusial untuk mempromosikan wisata papua. Baik pemirsa dari Indonesia maupun seluruh dunia, akan turut menikmati pertandingan olahraga, sekaligus menikmati keindahan alam di Bumi Cendrawasih. Sehingga akan merencanakan traveling menuju Raja Ampat atau tempat lain, setelah pandemi selesai.

Mereka akan melihat bahwa ternyata Papua itu sudah maju, bukan berisi hutan melulu. Papua sudah sangat modern dan siap menjadi tuan rumah yang baik bagi para atlet yang datang, dan mereka tak usah takut akan perjalanan dari bandara menuju wisma atlit. Karena sudah ada jalan raya yang representatif dan membuat mobilitas akan lancar.

PON XX di Papua sudah disiapkan 100%. Seluruh stadion dan arena olahraga lain tersedia dan siap menyambut para atlit dari provinsi lain. Mereka akan menikmati alam Papua yang indah dan fasilitasnya sangat modern. Di Bumi Cendrawasih juga eksotis dan aman, sehingga cocok dijadikan tujuan wisata.

)* Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Solo