ads

30 Oktober 2020

Fatayat NU Cetak Ibu-Ibu Tangguh Melalui Pelatihan Menjahit

Fatayat NU Cetak Ibu-Ibu Tangguh Melalui Pelatihan Menjahit


KOTA TANGERANG - "Dengan pelatihan dasar menjahit ini akan tercipta super-super mamah atau ibu-ibu yang tangguh, yaitu ibu yang bisa mengatasi masalah ekonomi, syukur-syukur bisa meningkatkan ekonomi keluarga." hal tersebut terkuak saat pembukaan Pelatihan Menjahit Dasar PC Fatayat NU Kota Tangerang yang bertajuk Pembekalan Penciptaan Wirausaha Baru Melalui Pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri. 


Acara yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Kota Tangerang bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan  Republik Indonesia, bertempat di Aula Gedung Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Cibodas, pada Hari Kamis Tanggal 29 sampai dengan 31 Oktober 2020.


Ketua panitia acara pelatihan. Soebatul Islamiyah, S.Sos.I dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta yang ikut pelatihan sebanyak 20 peserta, yang diambil dari 13 pimpinan anak cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan yang ada di Kota Tangerang.


Is panggilan akrab Soebatul Islamiah yang juga sekertaris PC Fatayat NU mengatakan, bahwa peserta yang ikut pelatihan adalah mereka yang telah mengikuti seleksi dengan ketat. Peserta akan.mengikuti pelatihan selama tiga hari, yang di.mulai hari ini Kamis sampai dengan hari Sabtu (Tanggal 29 - 31 Oktober 2020)


Selanjutnya, hari pertama pembukaan diisi dengan tiga materi, materi pertama dengan tema : Kebijakan Pemerintah Melalui Bantuan Penciptaan Wirausaha Baru Melalui Pemberdayaan Tenaga Kerja Mandiri & Motivasi  Wirausaha Sukses yang disampaikan dari Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Materi kedua dari Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang dan materi terakhir oleh Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama.


Kemudian di hari kedua diisi dengan pengenalan mesin jahit, perangkat dan bagian-bagian mesin jahit serta fungsi dan kegunaannya, juga diberikan teori atau cara mengukur dan membuat pola.

Hari ketiga diisi dengan praktek menjahit membuat blouse dan cara membuat dan menjahit masker.



Para pemateri adalah Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Tangerang, yang dalam hal ini di wakili oleh Kasubag TU, dan dari pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama. Dewi Rochmawati,S.Sos 


Ketua PC Fatayat NU Kota Tangerang, Mintang SPdi MM, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang sudah bekerja keras hingga acara ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses. 


Iapun berpesan kepada para peserta agar dapat mengikuti pelatihan ini dari awal hingga akhir dengan baik dan tekun, karena kegiatan pelatihan ini merupakan kegiatan yang responsif, yang  salahsatunya dengan  pemberdayaan ekonomi. 


Kemudian, iapun berharap kepada para peserta agar hasil dari pelatihan tidak hanya sampai di sini. Melainkan hasilnya dapat  dipraktekan dan direalisasikan di kehidupan sehari-hari hingga dapat membantu dan meningkatkan ekonomi keluarga.


Selanjutnya keterampilan menjahit adalah merupakan salahsatu keterampilan hidup yang bisa dikuasai oleh perempuan dan juga memnjadi kebutuhan primer bagi semua manusia.

Oleh karena itu PC Fatayat NU Kota Tangerang memilih program ini sebagai salahsatu pelatihan yang diadakan di Kota Tangerang.


Mintang berharap,  kepada para peserta agar pelatihan ini tidak hanya selesai sampai di sini, akan tetapi  dapat dikembangkan di masa mendatang, dan ilmu yang dipelajari dan didapat harus bisa ditularkan atau disampaikan kepada kader Fatayat khususnya dan umumnya kepada  masyarakat sekitarnya.


Terakhir kepada Kementerian Ketenagakerjaan, kami memohon agar program-program seperti  pelatihan ini Fatayat NU  Kota Tangerang selalu di libatkan dan diikut  sertakan.


Ketua PCNU Kota Tangerang yang diwakili oleh sekertaris umum H Sobrun Jamili, dalam sambutannya mengatakan bahwa PCNU  mengapresiasi PC Fatayat NU Kota Tangerang yang telah melaksanakan pelatihan pada hari ini.


Ia  berharap semoga pelatihan ini bermanfaat dan berkah untuk para pesertanya.

"Ucapan terima kasih kepada para pendukung acara ini mulai dari fatayat NU Banten,  PP Fatayat NU,  Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Disnaker Kota Tangerang juga pengurus serta panitia yang telah mensukseskan acara ini". 


Selanjutnya pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan super-super mamah atau orang ibu-ibu yang tangguh sehingga bisa mengatasi masalah keluarga , syukur-syukur bisa membantu mengangkat perekonomian keluarga minimal tidak meninggalkan esensi dari kewajiban seorang ibu.


Menurutnya, selain  punya keahlian dasar menjahit, yang  pasti para Fatayat bisa ngaji.  Maka selain bisa bekerja membantu perekonomian keluarga yang pasti Fatayat bisa ngajarin anaknya ngaji atau mengontrol materi-materi pengajian juga Istiqomah dalam perbuatan.


Intinya selamat dan sukses untuk kegiatan ini dan mudah-mudahan juga bisa menjadi inspirasi bagi badan otonom lainya yang ada di Nahdlatul Ulama.

• Ida Bastian