-->

ads

Jumat, 03 Juli 2020

Ketua PWI Batu Bara : Jika Keberatan Dengan Pemberitaan Gunakan Hak Jawab, Bukan Mengintimidasi

Ketua PWI Batu Bara : Jika Keberatan Dengan Pemberitaan Gunakan Hak Jawab, Bukan Mengintimidasi
Ketua PWI Batubara, Alpian (fhoto/ist)

BATU BARA, LintasTotabuan.com - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batubara menyampaikan bahwa apabila ada sengketa dalam pemberitaan di media massa dapat diselesaikan melalui hak jawab dan koreksi sesuai Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers pada pasal 5 ayat 2.

Hal itu disampaikan Alpian S.Sos.i, MH.i, kepada wartawan di Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Jum'at (03/07) terkait menanggapi seorang wartawan media online bernama M. Murhim yang diduga mendapat intimidasi dari salah seorang oknum yang mengaku sebagai humas diproyek pembangunan jalan tol menggunakan senjata api (Senpi).

"Apabila ada masyarakat atau satu kelompok yang keberatan tentang pemberitaan di media massa, yang bersangkutan bisa menggunakan hak jawab dan koreksi sesuai dengan undang-undang, bukan mengintimidasi atau mengancam," ungkap Alpian. 

Terkait persoalan diatas, PWI Kabupaten Batu Bara meminta kepada pihak kepolisian agar serius mengusut tuntas kasus intimidasi dan ancaman terhadap wartawan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

"Kami PWI Batu Bara meminta pihak kepolisian untuk serius mengusut tuntas kasus intimidasi dan ancaman terhadap wartawan, supaya kasus seperti ini tidak terulang lagi di Kabupaten Batu Bara," cetus Alpian.

Lebih lanjut, Alpian sangat menyayangkan dan menyesalkan tindakan intimidasi kepada wartawan, karena kata Alpian, didalam undang-undang  wartawan yang menjalankan tugas itu dilindungi.

" Intimidasi dan ancaman yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab jelas mencederai kemerdekaan pers sebagai pilar keempat demokrasi dan tindakan yang dilakukan oknum tersebut juga bertentangan dengan amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Intimidasi dan ancaman serta penghalangan terhadap wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik dapat dihukum dan didenda sesuai dengan aturan yang berlaku " tegas Alpian. (MA) 


Berita Menarik Lannya

Berita Terkini