ads

24 Juni 2020

Sikat Habis !! Tekab Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Ratusan Pil Esctasy

Sikat Habis !!  Tekab Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Ratusan Pil Esctasy
Rantauprapat, LintasTotabuan.com - Satres Narkoba Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap kasus menonjol TP Narkotika Jenis Pil  Ecstasy sebanyak 976,5 (sembilan ratus tujuh puluh enam setengah) butir dari Cafeku di Jalan By Pass Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu dan mengamankan 1 orang pria dan 3 wanita diduga pengedar. Rabu (24/6 /2020). 

Adapun ke 4 orang tersangka yakni HS alias Kadeng (33), warga Perlayuan, Kecamatan Rantau Utara, SY (29), warga Jalan HM Yunus, Kecamatan Rantau Utara, ER (28), warga Aek Tapa, Kecamatan Rantau Selatan dan SMS (30), warga Aek Tapa, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu. 
"Benar semalam dini hari kita mengungkap peredaran ratusan narkotika jenis pil ecstasy dan 4 orang tersangka", Ujar Kapolres Labuhanbatu, AKBP Agus Darojat melalui Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu kepada wartawan, Rabu (24/6/2020)

Dari tersangka, petugas mengamankan barang bukti yaitu Narkotika Jenis Pil Ecstasy sebanyak 976,5 (sembilan ratus tujuh puluh enam setengah) butir terdiri dari Narkotika jenis Pil Ecstasy warna biru sebanyak 5 (lima) butir dibalut tisue, Narkotika jenis Pil Ecstasy warna biru sebanyak ½ (setengah) butir dibalut tisue, Narkotika jenis Pil Ecstasy warna biru sebanyak 11 (sebelas) butir dalam bungkus plastik klip, Narkotika jenis Pil Ecstasy warna biru sebanyak 960 (sembilan ratus enam puluh) butir dalam bungkus plastik klip, 5 (lima) unit handphone, 1 set bong dan 1 buah kaleng surya. 

Adapun kronologis penangkapan, kata AKP Martualesi Sitepu bermula pada hari Selasa (23/6/2020) sekira pukul 01.30 WIB di Cafeku Jln By Pass, Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu, personel Satresnarkoba Polres Labuhanbatu melakukan penangkapan terhadap 1 (satu) orang laki-laki yang berinisial HS alias Kadeng dan 3 (tiga) orang perempuan serta ditemukan dan disita barang bukti berupa Narkotika jenis Pil Ecstasy warna biru sebanyak 5 (lima) butir dibalut tisue, Narkotika jenis Pil Ecstasy warna biru sebanyak ½ (setengah) butir dibalut tisue dan 5 (lima) unit handphone dan turut diamankan 2 (dua) orang laki-laki berinisial EH dan UR yang duduk sambil minum Bir di dekat penangkapan para tersangka.

Dari keterangan ER bahwa Narkotika Jenis Pil Ecstasy tersebut diperoleh dari HS alias Kadeng, selanjutnya personel Satresnarkoba Polres Labuhan Batu melakukan penggeledahan di rumahnya di Perlayuan Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu dan dapat ditemukan serta disita berupa 1 set bong.

Kemudian personel Satresnarkoba Polres Labuhanbatu melakukan penggeledahan ke rumah ER di Aek Tapa Kecamatan Rantau Selatan dan dapat ditemukan serta disita barang bukti berupa 1 buah kaleng surya dan Narkotika jenis Pil Ecstasy warna biru sebanyak 11 (sebelas) butir dalam bungkus plastik klip.

Kepada personel, tersangka HS alias Kadeng mengatakan bahwa masih ada lagi Narkotika Jenis Pil Ecstasy yang disimpan dirumahnya, kemudian sekira pukul 11.00 WIB personel Satresnarkoba Polres Labuhan Batu melakukan penggeledahan rumah HS alias Kadeng di Perlayuan, dan ditemukan serta disita barang bukti berupa Narkotika jenis Pil Ecstasy warna biru sebanyak 960 (sembilan ratus enam puluh) butir dalam bungkus plastik klip di atas asbes kamar mandi. 

 Selanjutnya,  tersangka HS alias Kadeng dan 3 (tiga) orang perempuan berinisial SR, SMS dan ER dan barang bukti  serta 2 (dua) orang laki-laki yang berinisial EH dan UR  (yang turut diamankan) di bawa ke kantor Satresnarkoba Polres Labuhanbatu guna proses lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan sementara tersangka ER menerangkan sudah 3 kali mendapatkan ectasy dari Kadeng sebanyak 10 butir, setiap menerima seharga Rp.160.000/butir dan kembali menjualnya seharga Rp.200.000/butir, adapun SR dan SMS merupakan pelanggan ER.

Selanjutnya, Kadeng menerangkan sudah ke 2 kali mempereloh ecatasy yang pertama sebanyak 500 butir yang dihargai Rp 100.000/butirnya dan dijual Rp.120.000/butirnya dimana ectasy dijemput ke daerah Sibolga di Tapteng (saat ini masih dikembangkan) selama kurang lebih sebulan 500 butir pil ectasy yang diterimanya habis terjual dan yang ke dua kali sebanyak 1000 butir dan akhirnya tersangka tertangkap.

Akhirnya ER dan Kadeng dijerat dengan pasal 114 Sub 112 UU RI NO.35 Th 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun sementara SR dan SMS di jerat pasal 112 Sub 127 dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. (Uban)