ads

23 Juni 2020

Kapolres Labuhanbatu Kendarai Trail Serahkan Bantuan Sembako di Desa Terpencil

Kapolres Labuhanbatu Kendarai Trail Serahkan Bantuan Sembako di Desa Terpencil
Rantauprapat, LintasTotabuan.com -Kapolres Labuhanbatu, AKBP Agus Darojat terpaksa mengendarai motor trail untuk menyerahkan bantuan sembako kepada warga yang ada di Desa Aekpala, Kecamatan Bilah Barat dan Desa Silumajang, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Itu dilakukan mengingat medan jalan menuju ke dua desa berbeda kabupaten tersebut sulit dilalui jika dengan mengendarai mobil. Maka, cara apapun dilakukannya agar bantuan sembako dalam rangka Hari Bhayangka ke-74 sampai ke masyarakat.

“Iya, dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara tahun 2020 yang kita rangkai dengan berbagai kegiatan sosial, termasuk semalam (Minggu, 21/6) kita harus naik trail ke dua desa itu,” kata AKBP Agus Darojat dihubungi via telepon selular, Senin (22/6).

Dijelaskannya, pengantaran berbagai kebutuhan pokok didampingi Kabag Ops, Kompol Marluddin, Kabag Sumda, Kompol H Matondang, jajaran Kasat, Kasi Propam dan personil lainnya dengan sepeda motor itu, dikarenakan fasilitas jalan menuju desa tujuan dipandang lebih baik mengendarai kendaraan roda dua.

Diuraikan Kapolres Labuhanbatu, perjalanan mereka dimulai sekitar 6.30 WIB dari mapolres setempat jalan MH Thamrin Rantauprapat. Sekira satu jam kemudian, rombongan tiba di Desa Aek Pala Kecamatan Bilah Barat, Labuhanbatu. Disana mereka memberikan bantuan kepada warga kurang mampu.

Selanjutnya, sekitar pukul 08.45 WIB, Kapolres Labuhanbatu dan rombongan tiba di Desa Silumajang, Kecamatan Na IX-X, Kabupatan Labura yang memang masih diwilayah hukumnya. Kegiatan yang sama dilaksanakan dengan bertatap muka bersama masyarakat sekitar.

“Saat pertemuan di dua desa itu, kita serahkan bantuan beras kepada janda dan keluarga kurang mampu serta uang tunai kepada anak yatim dalam giat bakti sosial Polres Labuhanbatu menyambut hari Bhayangkara ke-74,” papar AKBP Agus Darojat.

Tujuan berkunjung ke dua desa yang dapat dikatakan hampir dipenghujung wilayah kabupaten tersebut, merupakan bentuk kepedulian mereka kepada warga terkhusus menjelang hari bhayangkara. “Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat,” sebutnya.(Uban)