ads

02 Mei 2020

Hardiknas : PKS Minta Gubernur Beri Bantuan Sosial Kepada Guru Honorer, Guru Swasta, Guru MDTA, Guru Ngaji dan Operator Sekolah

Hardiknas : PKS Minta Gubernur Beri Bantuan Sosial Kepada Guru Honorer, Guru Swasta, Guru MDTA, Guru Ngaji dan Operator Sekolah
MEDAN, LintasTotabuan.com - Banyak hal yang mempengaruhi kualitas pendidikan itu. Diantaranya adalah kesejahteraan guru. Selagi kesejahteraan mereka terabaikan, jangan harap pendidikan akan berkualitas.
Maka Negara wajib berpihak kepada nasib Guru dan Tenaga pendidik jika ingin bangsa ini berkualitas dimasa depan.

Demikian disampaikan Ahmad Hadian, S.Pd.I selaku Sekretaris Fraksi PKS DPRD Sumut ini kepada wartawan melalui selulernya berkenaan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Sabtu (2/5/2020)

Hadian menjelaskan bahwa dirinya mengaku prihatin terhadap keseriusan negara memikirkan nasib guru, nyatanya gaji guru di negeri ini masih jauh ketinggalan jika dibanding negara lain.

"Gaji guru masih sangat ketinggalan bahkan jika dibandingkan dengan gaji buruh pabrik yang cuma tamatan SLTA, padahal guru TK saja sekarang wajib berijazah Sarjana S1. Saya selaku anggota DPRD yang juga berlatar belakang seorang guru, sangat prihatin", Ujar Hadian. 

Khusus terkait situasi pandemi Corona saat ini, Kang Hadian meminta kepada Gubernur Sumatera Utara selaku Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid 19 Sumut agar memasukan kelompok Guru Honor, Guru Swasta yang Yayasannya kecil, Guru MDTA, Guru Ngaji dan Operator Sekolah kedalam kelompok penerima Bansos JPS Covid 19, sebab mereka termasuk yang terdampak juga. Pendataan tentang jumlah mereka ada di Dinas Pendidikan Kabupaten Kota dan Kantor Kemenag. Tentang ini Hadian mengaku sudah menyampaikan nya secara langsung kepada Gubernur Sumatera Utara dan berharap Gubsu menyahutinya sebagaimana mestinya.

"Tolong perhatikan nasib guru, sebab bangsa ini tidak akan maju jika kualitas pendidikannya tidak baik. Dan bagaimana kualitas pendidikan akan baik jika guru nya saja tidak sejahtera". Pungkas Hadian. (MA)