-->

ads

Kamis, 16 Januari 2020

TNI AD Kipan C Yonif 126/KC Bangun Jembatan Darurat Hatapang Labura

TNI AD Kipan C Yonif 126/KC Bangun Jembatan Darurat Hatapang Labura
Rantauprapat, LintasTotabuan.com l Personel TNI AD Kipan C Yonif 126/KC, kembali bangun Jembatan darurat yang menghubungkan Dusun Padang Nabidang menuju Dusun Siria-ria, Kamis (16/1/2020). 

Pembangunan jembatan darurat itu kembali dibangun dikarenakan intensitas hujan yang cukup tinggi di pegunungan Desa Pematang, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labura, dua hari terakhir ini mengakibatkan debit air sungai Aek Mardua naik drastis, sehingga mengakibatkan jembatan darurat yang dibuat pasca bencana banjir bandang beberapa waktu yang lalu hanyut terbawa arus sungai. 

"Ya, benar jembatan darurat yang dibuat pasca bencana banjir bandang yang menghubungkan dusun Padang Nabidang menuju dusun Siria-ria hanyut terbawa derasnya arus sungai pada Selasa malam, namun tidak ada membawa material batu-batuan maupun kayu dari atas pegunungan sehingga tidak menimbulkan kerusakan pada bangunan rumah di pinggiran sungai dan juga tidak ada korban", kata Danyonif 126/KC, Letkol Inf Mulyo Junaidi

Kata Letkol Inf Mulyo Junaidi, Rabu pagi, sudah diterjunkan 20 orang personel Kodim 0209/LB dan 20 orang personel Kipan C Yonif 126/KC untuk memperbaiki jembatan darurat tersebut. Nah, Danramil 07/AKB Kapten Inf Bachtiar Siagian saya perintahkan untuk langsung ke lokasi untuk menangani dan mengarahkan anggota semalam. 

Lebih lanjut, kata Letkol Inf Mulyo Junaidi Kipan C Yonif 126 pun telah berkoordinasi dengan pihak BPBD Labura, untuk mendukung peralatan yang dibutuhkan, karena akan kami perbaiki dan membangun kembali jembatan darurat agar akses jalan penghubung Dusun Siria ria dengan Dusun Padang Nabidang bisa dilalui kembali oleh para warga. 

Nah, dalam waktu hanya 5 jam lamanya, personel Gabungan TNI antara Kodim 0209/LB dan Personel Kipan C Yonif 126/KC berhasil membuat jembatan darurat yang baru dan kembali membuat warga Siria-ria berbahagia, karena melihat Jembatan darurat yang sempat hanyut, namun saat ini sudah diperbaiki dan sudah dapat dilalui oleh warga.

"Kegiatan pembuatan jembatan darurat yang baru ini, kami lakukan bergotong royong bersama sama dengan masyarakat, sehingga proses pengerjaannya tidak memakan waktu yang lama dan masyarakat dusun Siria-ria dapat kembali menggunakan jembatan tersebut", Jelas Danyonif 126/KC. (Uban)
Berita Menarik Lannya

Berita Terkini