Kamis, 05 Desember 2019

Rendahnya pengetahuan Perangkat Desa, Penghambat Perekonomian Masyarakat

Rendahnya pengetahuan Perangkat Desa, Penghambat Perekonomian Masyarakat
Penulis : 
Harun Al-Rasyid putra Melayu BATUBARA Pemerhati Bobroknya Birokrasi Desa diakibatkan kualitas SDM yang rendah.

Yogyakarta, 5 Desember 2019
Pemerintah Pusat sangat memberikan Perhatian Khusus kepada seluruh Desa agar dapat mengelola dana desa dengan baik. Kehadiran dana desa diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat desa menjadi lebih baik dan dapat menetralisir angka kemiskinan di Perdesaan.

Pasalnya, pengelolaan dana desa diwarnai dengan banyaknya penyimpangan akibat lemahnya sumber daya manusia (SDM) perangkat desa.

Sesuai filosofi, dana desa diharapkan dapat mengatasi masalah-masalah di desa, terutama terkait dengan kemiskinan. Namun, filosofi tersebut belum sepenuhnya terwujud lantaran rendahnya SDM perangkat desa.

banyak sekali penyimpangan terjadi karena ketidaktahuan perangkat desa, terutama kepala desa dalam penganggaran. Banyak yang salah dalam penyusunan program, pembuatan RAB, estimasi, dan lain-lain. Di samping itu, perangkat desa, terutama kepala desa kerap melakukan penyimpangan dengan beragam modus. Antara lain dengan melakukan penggelembungan harga, laporan fiktif, dan pembengkakan anggaran.

Karena itu, dana desa pada 2019-2020 diharapkan memberikan porsi yang cukup untuk peningkatan sumber daya manusia. Pembangunan infrastruktur memang penting, tetapi pembangunan sumber daya manusia juga tidak kalah pentingnya. Pengisian Perangkat Desa Harus dikaji lebih mendalam Agar Masyarakat tidak dirugikan oleh oknum-oknum perangkat desa yang tidak mengerti akan administrasi Desa.


Don't Miss

Menarik Lainnya