Kamis, 10 Oktober 2019

Parosil Buka Festival Beguai Jejama di Pekon Way Ngison

Parosil Buka Festival Beguai Jejama di Pekon Way Ngison
banner 468x60
Lampung Barat,Lintastotabuan.com - Pagelaran Festival Beguai jejama (gotong royong) sekaligus pencanangan bulan bakti gotong royong yang dilaksanakan di Pekon Way ngison Kecamatan Batu Ketulis dibuka secara resmi oleh Bupati H. Parosil mabsus ditandai dengan pemukulan kentongan dan Lauching Website pekon ditandai dengan pemukulan gong , Kamis (10/10).

Turut hadir Wakil Bupati Drs. H. Mad hasnurin, Forkopimda, Assisten dan staff ahli, Kepala OPD, Ketua TP-PKK Partinia Parosil mabsus,  camat dan peratin.

Dalam kesempatan tersebut Bupati mengatakan "semoga kegiatan ini  selaras dengan mimpi dan harapan kami dalam menciptakan kebersamaan dalam membangun Lampung Barat ini, Festival ini memiliki arti penting sebagai ajang silaturahmi dan menumbuhkan kebersamaan serta semangat beguai jejama (gotong royong) karena membangun Lambar tanpa ada beguai jejama tentu tantangan dan hambatan dalam mencapai pembangunan tentu tidak dapat kita lewati," ungkapnya.

Terkait budaya beguai jejama (gotong royong) saat ini sudah hampir ditinggalkan sehingga untuk menumbuhkan warisan leluhur yaitu begui jejama ini maka dengan adanya festival ini maka beguai jejama harapannya dapat kita tingkatkan kembali dan merekatkan persatuan antar masyarakat.

Dilain pihak Kepala Dinas PMP Yudha Setiawan S.Ip mengatakan tujuan kegiatan ini dalam rangka meningkatlan kepedulian dan peran aktif masyarakat dalam segala bidang pengembangan, peningkatan peran aktif masyarakat dalam pembangunan, meningkatkan gotong royong yang merupakan warisan dalam rangka mengisi dan mewujudkan pembangunan dalam rangka mewujudakan Lampung barat hebat.

Kemudian, Rangkaian kegiatan ini meliputi  penyerahan lomba pekon 2019, launching website pekon, launching rekening aparatur pekon, peluncuran produk BUM Pekon, lomba nyambai, khitanan masal, pelayanan KB, pelayanan kesehatan masal, pelayanan kependudukan, pelayanan perpustakaan baca masyarakat, penanaman pohon konservasi, lomba masak nasi goreng, lomba nasi tumpeng, serta parade makan besar kuliner lokal. (Mery/rls)
Don't Miss

News Feed