Selasa, 17 September 2019

Sejumlah Tokoh Pemuda Menilai Terlalu Berlebihan Spanduk Terkait Bertulis Copot Kapolsek

Sejumlah Tokoh Pemuda Menilai Terlalu Berlebihan  Spanduk Terkait Bertulis Copot Kapolsek
banner 468x60
Rantauprapat, LintasTotabuan.com  l

Terkait Aksi unjuk rasa Aliansi Masyarakat Pemuda Mahasiswa Kecamatan Panai Hilir, Jumat, (13/09/2019) perihal spanduk bertuliskan Copot Kapolsek Panai Hilir, Sejumlah tokoh Pemuda (Topem) menilai rangkaian tersebut terlalu berlebihan, Selasa (17/09/19).

Edi Pasaribu, Topem, (46) Tahun, Warga Lingkungan I Kelurahan Sei Berombang menilai Kinerja Kapolsek Panai Hilir AKP. Budiarto sangat berprestasi, Giat sambang dan penegakan hukum kriminal serta pemberantasan narkotika membuahkan hasil yang signifikan,

Tanggapan sejumlah Tokoh Pemuda di Kecamatan Panai Hilir

Bung Edi Pasaribu :
"Saya merasa kecewa adanya segelintir informasi menyebut Kapolsek Panai Hilir AKP. Budiarto tidak berbuat. Jujur saja, Kapolsek AKP. Budiarto bekerja dengan baik, beliau sangat ringan langkah hadir ditengah tengah masyarakat, Kemarin kami sama melayat, Kapolsek Panai Hilir santun bermasyarakat"

"Terkait pengungkapan kasus Narkoba, belum pernah sejarah nya Polsek Panai Hilir berhasil menangkap pelaku di Desa Sei Sakat yang merupakan daerah rawan peredaran Narkotika. Nah, Kapolsek Budiarto berhasil membuktikan nya, meringkus 4 orang pelaku narkotika, tidak ada yang lepas" Tegas Edi.

Ditambahkan nya, mengukur Kinerja Kepolisian bukan asal cerita, semua nya harus didasari pada Fakta lapangan, terukur dan dapat dipertanggungjawabkan,

"Mengukur kinerja Kepolisian bukan asal Cerita ke satu cerita, tetapi harus didasari Fakta dilapangan, sejauh ini Kapolsek AKP. Budiarto telah berhasil meringkus bandar Narkoba di Wilayah Hukum (Wilkum) nya. Sekitar 3 (tiga) bulan yang lalu Kapolsek bersama Unit Reskrim nya berhasil menangkap 3 (tiga) orang pelaku di Dusun Sumber Tani Desa Sei Sanggul, selanjutnya di Lingkungan VI Kelurahan Sei Berombang, Kemudian di Jalan Karya Lingkungan IV Kelurahan Sei Berombang,
dan baru baru ini di Dusun I Desa Sei Sakat" Papar Bung Edi.

"Saya amat menyesalkan adanya segelintir informasi yang menyebut kapolsek tidak bekerja di wilkum Kecamatan Panai Hilir" Tutup Bung Edi Pasaribu.

Disisi lain, Muhammad Ikhwan, (50) Tahun, Warga Kelurahan Sei Berombang juga menyesalkan adanya asumsi publik yang menyebut Kapolsek tidak bekerja,

"Saya turut menyesalkan ada nya asumsi Publik yang menilai Kapolsek AKP. Budiarto tidak bekerja, beliau sosok Kapolsek yang bermasyarakat, Tegas, Terukur dan penuh disiplin, Selama beliau menjabat banyak prestasi mengungkap peredaran kasus Narkoba"

"Terkait Spanduk bertuliskan Copot Kapolsek Panai Hilir, itu adalah sebuah asumsi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, mungkin mereka menilai dari hal luar saja tidak mengetahui secara rinci, baik nya Aksi unjuk rasa bertuliskan Copot Kapolsek didasari fakta kinerja pemimpin, bukan asal asumsi" Imbuh Muhammad Ikhwan.

"Selain itu spanduk bertuliskan Copot Kapolsek Panai Hilir terlalu berlebihan yang tidak berdasar. Jujur saya bandingkan dari Kapolsek sebelum nya lebih baik Kapolsek sekarang, Ya lebih baik Kapolsek sekarang. Saya meminta Kepada Bapak Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto dan Bapak Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang agar mendengar kan tanggapan sejumlah tokoh" Tutup Muhammad Ikhwan Tokoh Pemuda Kecamatan Panai Hilir.

Sampai akhir berita ini siap untuk disajikan, Sejumlah Tokoh di Kecamatan Panai Hilir mengapresiasi kinerja Polsek Panai Hilir dalam penegakan Hukum yang dipimpin AKP. Budiarto. Demikian dikabarkan.(Uban)
Don't Miss

News Feed