-->

ads

Kamis, 26 September 2019

Dinsos Lambar Lakukan Pengobatan Masyarakat Terlantar

 Dinsos Lambar Lakukan Pengobatan Masyarakat Terlantar
Lampung Barat,kejarfakta.co - Menyikapi permasalahan sosial yang sering terjadi di masyarakat, Dinas Sosial Lampung Barat di bawah Nakhoda Raswan SH,MM selaku Kepala Dinas dan Navigator  M. Danang Harisuseno,S.ag,.MH selaku sekertaris terus berusaha memperbaiki kinerja dengan sistim jemput bola.

Salah satunya masyarakat terlantar bernama Mat Yasin (60 th) lansia terlantar yang diketemukan di Pekon Muarajaya I Kecamatan Kebun Tebu yang telah diantar ke RS.Alimuddin Umar Liwa pada tanggal 19 September yang lalu. Saat ini Mat Yasin sudah pulih,dan siap untuk diantar ke LKSA Lampung Tengah'' kata Kabid Bantuan dan Rehabilitasi Sosial Rega Saputra SE.

Mat yasin yang diketahui sebagai Lansia Nomaden, diketemukan di Pekon Muarajaya I Kecamatan Kebun Tebu mengalami sakit setelah kejadian kecelakaan di awal bulan september yang lalu. Setelah ditangani Pihak Puskesmas Kebun Tebu selama seminggu akibat kecelakaan,  berdasarkan hasil pantauan Tim, akibat kecelakaan tersebut menyebabkan bagian kepalanya luka.
Atas laporan tersebut Dinas Sosial melakukan koordinasi dengan instansi terkait yang selanjutnya di rujuk ke RS.Alimuddin Umar Liwa dengan menggunakan "Ambulan Hebat .

Rega Saputra, Kabid Bantuan dan Rehabilitasi Sosial mendampingi Kadis Sosial Raswan SH mengatakan selama ditangani di RS Alimuddin Umar selama 6 (enam) hari , alhamdulillah Mat Yasin sudah pulih," katanya.

Untuk tindakan selanjutnya, lanjut Rega, Lansia terlantar tersebut hari ini akan dikirim ke LKSA Srikandi yang berada di Lampung Tengan.

Perlu diketahui, bahwa Mat Yasin adalah Lansia terlantar yang hidup sebatang kara, tidak memiliki sanak saudara. bahkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari hanya mengandalkan buruh upahan ngored di kebun kopi warga disana.

Menurut penuturan aparatur kecamatan yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan bahwa  Mat yasin sudah hidup puluhan tahun tinggal di Pekon Muara jaya I dan tidak memiliki tempat tinggal. serta tidak memiliki identitas admministrasi kependudukan ( KTP dan KK). Berdasarkan hasil musyawarah Tim Gabungan yang terdiri dari Puskesmas Kebun Tebu, aparatur kecamatan dalam hal ini Kasi Trantib, aparatur pekon, lansia terlantar tersebut dibawa untuk diobati di RS. Alimuddin Umar Liwa, yang selanjutnya akan dirujuk ke LKSA Srikandi  Lampung Tengah.

Hasil koordinasi Dinas Sosial dalam hal ini Bidang Bantuan dan rehabilitasi Sosial ke LKSA Lampung tengah, pihak LKSA siap menerima/menampung lansia terlantar tersebut, dengan catatan lansia tersebut sudah sehat fisiknya dan pihak LKSA meminta persyaratan tertulis terkait surat pernyataan bersama atas nama Pemerintah Daerah Lampung Barat dalam hal ini Dinas Sosial, Puskesmas Kebun tebu/ RSUD Alimudin Umar Liwa, Pemerintah Kecamatan Kebun tebu , dan Pemerintahan  Pekon Muarajaya I, yang menyatakan bahwa bila dikemudian hari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap lansia tersebut maka pihak panti LKSA Srikandi tidak dituntut oleh pihak manapun.

Ketika ditanya pihak media terkait pembiayaan pengobatan dan operasional lainnya, Rega mengatakan bahwa semua biaya gratis, namun apabila ada donatur yang berniat membantu atau menyumbangkan rizkinya, pihak LKSA Srikandi menerimanya dengan senang hati,' katanya.

Danang Harisuseno, selaku sekertaris dinas , ketika dimintai komentarnya mengatakan,  bahwa Kepala Dinas Sosial beserta jajaran di bawahnya akan berusaha semaksimal mungkin memperbaiki kinerja yang sudah dilakukannya selama ini ke arah yang lebih baik, dengan melakukan pelayanan sesuai dengan Moto Dinas Sosial yaitu " CERIA " ( Cepat, Efisien dan efektif, Ramah,Ikhlas dan Akuntabel). Saya akui masih banyak kendala dan tantangan kedepan karena keterbatasan personil di lapangan, akan tetapi kita berusaha semaksimal mungkin untuk berubah ke arah yang lebih baik," katanya.

Lebih lanjut Danang mengatakan terkait permasalahan Pa Mat Yasin, (Lansia terlantar ) saat ini Dinas Sosial sdh mengantarkan ke Panti Sosial LKSA Lampung Tengah setelah dirawat di RSUD Alimuddin Umar selama seminggu dan kondisinya sudah sehat walafiat, untuk selanjutnya diurus dan diberdayakan oleh lembaga tersebut. (Mery/Rls)
Berita Menarik Lannya

Berita Terkini