Breaking News

Pemkab Batu Bara Gelar Musrenbang RPJMD 2018-2023

loading...


BATU BARA, LintasTotabuan.com  l

Pemerintah kabupaten (Pemkab) Batubara melalui Badan Perencanaan pembangunan Daerah (BAPPEDA) menggelar acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2018-2023 di Aula SMK Budi Dharma, kecamatan Air Putih, Kabupaten Batubara Provinsi Sumatera Utara, Senin (13/05/2019).

Hadir dalam acara tersebut Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Batu Bara, Ir H. Zahir MAP dan Oky Iqbal Frima SE, perwakilan pimpinan DPRD, perwakilan pejabat Bappeda Sumut, kepala BPS Batu Bara beserta perwakilan kejaksaan, kepolisian, TNI, forum masyarakat dan insan pers.

Dalam kegiatan tersebut, rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) akan dijabarkan melalui Rencana Strategi (Renstra) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan diharapkan harus sejalan serta bersinergi berdasarkan visi-misi Bupati yang dirumuskan untuk menentukan arah pembangunan lima tahun mendatang.

Ahmad Ensten, Kepala Bappeda Batu Bara mengatakan, seluruh dokumen perencanaan baik RPJMD yang akan ditetapkan dengan Perda dan RENSTRA OPD harus sejalan dengan janji politik Bupati yang tertuang pada visi dan misi sebagai tolak ukur keberhasilan pemerintah daerah.

“Seluruhnya harus selaras dan sejalan dengan visi misi Bupati Batubara” jelas Ahmad Estein.

Konsolidasi internal dalam kegiatan ini, ditegaskan Estein, merupakan langkah utama dalam merumuskan rencana Bappeda yang tentunya dibentuk sebagai Perangkat Daerah yang membantu  merumuskan seluruh kebijakan bupati.

Ahmad Ensten juga menekankan agar dalam penyusunan dokumen Renstra, jangan sampai ada OPD menyusun program kerja tidak memperhatikan acuan RPJMD, atau jangan sampai melenceng dari visi misi pemerintah sekarang ini.
Oleh Sebab itu perencanaan pembangunan yang dijabarkan melalui Rencana Strategi (Renstra) kedepanya harus bernar-benar bersinergi.

Kepala Bidang Ekonomi dan SDA Bappeda Batu Bara, Denni Bangun, menambahkan, ada juga beberapa hal urgen dari kebijakan yang menjadi pertimbangan didalam penyusunan dokumen RPJMD Batu Bara 2018-2023 ini, yang tentunya kebijakan-kebijakan itu harus disinkronkan dengan dokumem RPJMD pemerintah provinsi Sumatera Utara tahun 2018-2023 dan Arah kebijakan Pemerintah Pusat.

Adapun beberapa hal penting yang harus dipertimbangkan oleh pemerintah Kabupaten Batu Bara dalam merumuskan dokumen RPJMD nya, yakni :

1. Peningkatan pembangunan Infrastruktur, pengiatan konektivitas dalam rangka pengurangan kesenjangan antara wilayah dan pengebangan kawasan strategis
2. Menjaga dan meninglatkan pertumbuhan ekonomi dan hasil hasil pembangunan serta mempertahankan daya beli masyarakat melalui upaya penguatan pendapatan, pertumbuhan investaai dan pengendalian tingkat inflasi, pengembangan pertanian dan provinsi
3. Pemenuhan kebutuhan pelayanan dasar masyarakat dibidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur dasar (akses air minum, sanitasi layak dan penanganam kawasan kumuh) dalam rangka peningkatan pembangunan SDM Pengurangan kemiskinan
4. Memelihara kecukupan pangan, pengelolaan sumber daya air dan energi serta antisipasi terhadap perubahan iklim/ kekeringan bencana alam
5. Peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi komunikasi informasi (E-goverment) dalam rangka reformasi birokrasi, tata kelola pemerintahan, penegakan hukum dan pencegahan korupsi.

“Untuk mencapai tujuan dan sasaran serta prioritas pembangunan itu, seluruh visi misi bupati yang sudah dicantumkan dalam program pemerintah Batu Bara melalui RPJMD juga harus seirama dengan dokumen RPJMD pemerintahan Provinsi dan pusat, Sebab, pertimbangan dalam merumuskan perencanaan pembangunan harus singkron, bersinergi dan pembagian tugas yang jelas antara Kabupaten, Provinsi dan Nasional,” tutupnya. (ltc)

Tidak ada komentar