Breaking News

Masyarakat Gedung Aji Laporkan Panitia Pemilihan BPK ke Tapem Tuba

loading...


Tulang Bawang - Selain di berita kan terkait dugaan kecurang panitia penetapan calon BPK masyarakat juga melaporkan hal tersebut ke pihak Tatanan kepemerintahan(Tapem) Tulang Bawang senin 27/5/2019.

Dalam laporan tersebut masyarakat meminta kepada pihak Tapem setempat untuk menindak lanjuti permasalahan yang diduga membodohi masyarakat maupun publik.

Ditempat yang terpisah,laporan tersebut mendapatkan respon yang baik dari pihak (Tapem) setempat,

"Iya bung,sudah kita terima laporan secara tertulis kemarin dan sudah kita bahas dengan pimpinan,"Jelasnya pihak Tapem melalui WhatsApp. 

Mengingat terbatas nya waktu kita akan tindak lanjuti setelah idhul fitri sebelum dilaksanakan nya pemilihan BPK. Sambungnya Rabu 29/5 malam.

Seperti yang pernah di beritakan sebelum nya, dugaan kecurangan pihak Panitia yang ditemukan dari berkas salah satu Bakal calon(Balon) yang tidak melampirkan ijazah terakhir melain kan Surat keterangan dari salah satu sekolah paket  yang diketahui oleh ketua Program paket B atas nama Delpiyanti, S.T.P

Selanjutnya, walaupun tidak melampirkan ijazah terakhir masih dilolos kan nya dari Balon menjadi Calon BPK oleh panitia-panitia pemilihan dalam rapat pleno  tersebut.

Sesuai dengan pedoman Permendagri nomor 110 Tahun 2016 tentang BPD pasal 10 point (2) berbunyi "Bakal calon BPD yang memenuhi syarat di tetapkan sebagai calon anggota BPD" dan pasal 13 dijelaskan bahwa persyaratan calon anggota BPD adalah salah satu diantara nya point (d) berbunyi "Berpendidikan paling rendah,Tamat Sekolah Menengah Pertama atau sederajat. 

Namun panitia pemilihan BPK dalam rapat pleno penetapan calon BPK diduga tabrak aturan Permendagri atau gagal paham, Saat di hubungi awak media Ketua panitia Apriyanto, BBA melalui pesan singkat WhatsApp beberapa hari lalu, 

"yang mem permasalah kan hasil keputusan rapat pleno panitia (11)orang Jelasnya Apriyanto. (Husin)

Tidak ada komentar