Breaking News

KDRT, Sopir Mantan Pejabat Batu Bara Terancam 5 Tahun Penjara

loading...

Batu Bara, LintasTotabuan.comKasus dugaan tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), ZA (45) warga Desa Binjai Baru Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara yang diketahui berprofesi sebagai sopir salah seorang mantan pejabat Pemerintah Kabupaten Batu Bara terancam 5 tahun penjara, karena dilaporkan  istrinya Desi (37) warga Dusun Benteng Desa Pahang Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara.

Pjs Kasat Reskrim Polres Batu Bara AKP Hery Tambunan,SH melalui Kanit Resum Ipda R Sipayung, kepada wartawan, Senin (27/8), diruang kerjanya mengatakan, membenarkan laporan korban(Desi). "Terkait laporan korban, dua orang saksi sudah kita periksa. Kasus ini tetap berlanjut", katanya. 

Dalam kasus ini tambah Sipayung, terhadap terlapor  dapat disangkakan melanggar UU No. 23 tahun 2004 tentang penghapusan KDRT.

Sekedar informasi, ZA diduga melakukan tindak penganiayaan terhadap istrinya Rabu (15/8) sekira pukul 22.00 WIB, di toko ponsel milik korban.

Desi menderita sakit akibat penganiayaan tersebut. Dibagian kepala dan telinga bengkak dan biram, bagian kaki juga biram. Korban mengaku hingga tiga malan sulit tidur karena saat membaringkan tubuhnya terasa mendenyut di bagian kepala dan telinganya.

Disebut-sebut, kasus dugaan KDRT ini dipicu lantaran korban mengajak ZA untuk mengantarkan anak ke pesantren. Kemudian terjadi keributan antara pasutri itu saat korban datang ke warung ZA untuk meminta uang belanja. 

Tindak 'penganiayaan' terhadap korban yang merupakan seorang ASN bertugas di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Batu Bara tersebut disaksikan dua orang yang kebetulan sedang bekerja di ponsel milik Desi. Selain itu, aksi 'berang' ZA dan Desi juga terekam KDRT kamera CCTV. (MY)

Tidak ada komentar