Breaking News

Mendongkrak Silaturrahmi, Melalui Medsos Lahirkan Masyarakat Sejaterah

loading...

LintasTotabuan.com, Peristiwa - Pelaksanaan Buka Puasa Nusantara atau Bukber (buka bersama) Seluruh Santri Desa dan Warga di 5 Dusun diatas gunung "Cobbhuk, Mindi, Betellok, Kacep dan Taman Rejo" dusun tersebut adalah dusun terpencil yang berada di Desa Curah Tatal, Arjasa, Situbondo Jawa Timur, Selasa (22/05/2018).

Namun, hal demikian bukanlah permasalahan untuk untuk menjalin silaturahim antar warga, tokoh masyarakat, para kiai dan terutama para pemerintah terkait untuk selalu menjalin komunikasih lewat Internet, Facebook, atau WA dan lain-lain. Pungkas kepala dusun Mattasin.


Salah satu yang menjadi ucapan rasa syukur kami kepada Allah SWT, di Bulan Suci Romadhon adalah dengan adanya Buka Puasa Nusantara yang dibantu langsung oleh LMI (Lembaga Management Infaq) Laz Nasional RI salah satu cabang yang berada di Kota Santri atau Kota Situbondo.

"Bahkan ketiga kalinya berkunjung yang memberikan bantuan pada warga kami di dusun Betellok," jelas Arsiadi salah satu tokoh masyarakat.

"Mas Taufik Rohman, salah satu Manager LMI, Menyampaikan kami hanya melaksakan amanah dari para donatur sehingga sampai pada warga disini (Dusun Betellok) yang di kemas dengan Buka Puasa Bersama Warga dan para santri dan kami dari pihak LMI hanya memberikan apa yang kami bisa bantu untuk warga, bagi adik-adik Siswa-siswi di Sekolah Dasar Negeri 09 Curah Tatal," jelasnya.

Harapan dan ucapan trimakasih dari salah satu pemuda di dusun Betellok dengan adanya bantuan atau Buka Bersama Akbar di Dusun Betellok, menjadi pemantik bagi pemerintahan untuk lebih memperhatikan warga yang ada di atas gunung ini, sangat layak dan wajib mendapatkan hak-haknya lebih baik kedepan, lebih bagi anak muda atau siswa-siswi untuk mendapatkan pendidikan yang lebih nyaman dan aman. 

"Sehingga Kota Situbondi tidak tertulis lagi sabagai kota tertinggal, dengan diperbaikinya perkembangan didesa/dusun yang belum sejahterah; baik dari segi pendidikan, ekonomi, jalan yang belum di Aspal dan Listrik masih belum ada di 3  dusun, semoga kita pihak Warga, Perangkat Desa dan para aparat pemerintahan Situbondo terutama Presiden bisa membantu kami," pungkasnya As'ad, Aswari yang memiliki nama Santri Desa. (Redaksi)


Tidak ada komentar