Breaking News

IWII Bekerja Sama Dengan MUI SUMUT Menggelar Seminar Zakat

loading...

IWII Bekerja Sama Dengan MUI SUMUT Menggelar Seminar Zakat

Batu Bara, LintasTotabuan.com - Badan Pengelola Zakat Ikatan Warga Islam Inalum (BPZ-IWII) bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia Sumatera Utara (MUI-SU) mengadakan Seminar Zakat di Masjid Nuurul Huda Tanjung Gading Kecamatan Sei Suka Kabupaten Batu Bara Propinsi Sumatera Utara, Selasa 29/05/2018

Ketua Umum IWII, H.Joko Susilo menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggara dan pemateri untuk meluangkan waktunya untuk menyampaikan dan menjelaskan tentang makna dan pengelolaan zakat dari pengumpulan, pengelolaan dan pendistribusian nya. "setelah dijelaskan nanti oleh fakar yang menguasai dan memahami keilmuan zakat, jika ada perbedaan yang muncul diantara kita yang hadir, jangan menjadi perpecahan. jadikan perbedaan menjadi rahmat bagi kita semua. harapan kami dari pengurus IWII agar tidak saling menyalahkan dengan yang lain,silahkan berargumentasi kepada ahli zakat yang sudah kami hadirkan,agar dapat diterapkan nantinya dalam kehidupan kita sehari-hari". harapnya

Sebagai pemateri pertama Wakil Ketua Umum MUI Propinsi Sumatera Utara Dr.H.Arso, SH.M.Ag menjelaskan tentang zakat fitrah, ketentuan hukum dan pendistribusian nya. sebagai awal dalam mukaddimah nya mengatakan, zakat dalam islam adalah merupakan salah satu sendi rukun islam. Kewajiban berzakat diperintahkan oleh Allah sebagai mana dalam Al Quran surat At-Taubah ayat 103."Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka. sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah maha mendengar lagi maha mengetahui".pungkasnya 

Dalam Alquran lanjut Ustadz Arso yang juga Ketua Badan Hisap Rukyah MUI SU, perintah zakat atau dengan kalimat infak selalu dihubungkan secara beriringan dengan perintah sholat, keterkaitan hubungan tersebut mempunyai hikmah atau nilai filosofis yang dalam tidak hanya sekedar urutan atau beriringan tanpa makna. "ketentuan syariat tentang zakat terbagi dua jenis zakat, yaitu zakat Al Mal dan zakat fitrah". jelasnya

Sebagai pemateri ll (dua) Sekretaris Umum MUI SU, DR. Ardiansyah, LC, MA menjelaskan tentang zakat profesi pengertian dan dasar hukumnya. zakat profesi adalah zakat yang dikeluarkan dari penghasilan perbulan yang terkumpul selama setahun dan melebihi Nisab 93,6 gram emas, maka dikenakan zakat 2,5%. "profesi yang dimaksud seperti pegawai negeri dan swasta, dokter, dosen, pengacara, tukang jahit dan tukang kayu. Harta yang dikenakan zakat profesi yaitu seluruh pemasukan dari profesi seperti gaji, intensif, upah, bonus, tunjangan atau lembur". Kata ustadz Ardiansyah yang juga ketua prodi ilmu Hadits pascasarjana UIN SU

Hadir dalam acara Sosialisasi tersebut pengurus BKM Nuurul Huda, Kabag TU MUI SUMUT Darwis Ritonga, Pengurus MUI Kec. Sei Suka, Ulama, Ustadz, dan Imam Mesjid/ Musholla Tiga Kecamatan (Sei Suka, Medang Deras, Air Putih)

Kegiatan tersebut dimulai pada pukul 09.00 wib, sebelumnya acara di mulai pembacaan ayat suci Alquran oleh Razky Fitra Al Faidh Anak Didik Lembaga Tahfidz IWII, 10 Juz, dengan Tilawah Surah At-Taubah ayat 56-61. (Hotma)


Tidak ada komentar