Senin, 17 Juli 2017

Olly Dondokambey: Pendeta Dapat Berperan Tangkal Dampak Negatif Teknologi

Olly Dondokambey: Pendeta Dapat Berperan Tangkal Dampak Negatif Teknologi
banner 468x60

SULUT, LINTASTOTABUAN.COMGubernur Sulut Olly Dondokambey meminta para pendeta dan guru agama harus dapat berperan aktif menangkal dampak negatif perkembangan dan kemajuan teknologi terhadap jemaat dan masyarakat.
Ia mengingatkan, fokus yang harus dilakukan para tokoh agama dan tokoh masyarakat, bukan untuk mencari jalan menghalangi kemajuan teknologi yang sedang pesat berkembang akhir-akhir ini.
“Fokus kita, bagaiman mengurangi, menangkal dampak negatinya bagi jemaat dan masyarakat, apa yamg harus dilakukan dan dikembangkan agar kita mampu mempertahankan iman dan jati diri kita sebagai umat kristiani di tengah-tengah perubahan yang ada,” katanya.
Gubernur Olly memaparkan hal tersebut di sela Ibadah Ucapan Syukur HUT ke-20 Kerukunan Keluarga Pendeta dan Guru Agama (KKPGA) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) di Lapangan Kantor Wali Kota Tomohon, Sabtu ( 15/07/2017) kemarin.
Ia mengatakan patut disyukuri di tengah tantangan dan dinamika serta perubahan teknologi yang sangat cepat saat ini, kerukunan keluarga pendeta dan guru agama GMIM boleh menapaki usia yang yang sekarang ke-20 tahun. “Semua ini boleh terjadi hanya karena berkat tuntunan dan kasih karunia Tuhan,” katanya.
Di era globalisasi dunia yang berubah dan berkembang begitu pesat seiring dengan kemajuan teknologi dalam berbagai bidang selama ini, lanjut gubernur, memiliki dampak  positif maupun negatif bagi kehidupan jemaat, berbangsa dan bernegara.
“Fokus kita bukan mencari jalan menghalangi kemajuan teknologi tersebut, tetapi bagaiman mengurangi, menangkal dampak negatinya bagi jemaat dan masyarakat,” paparnya.
Untuk itu, gubernur mengajak kepada seluruh hamba-hamba Tuhan, termasuk guru agama agar  mengasah potensi diri, karunia  talenta yang dimiliki untuk dapat berdiri bersama dengan pemerintah dan mengambil peran sebagai pelopor pemersatu serta menjaga kerukunan, kedamaian daerah dan bangsa.
Menyinggung soal program percepatan pembangunan daerah, Gubernur Olly mengatakan, Pemprov Sulut senantiasa mengharapkan dukungan doa dan partisipasi aktif seluruh anak bangsa, terlebih khusus kerukunan keluarga pendeta dan guru agama.
Peran tokoh agama, ikut menentukan suksesnya berbagai kebijakan dan program pemerintah daerah  yang sementara dan akan berjalan nantinya.
“Ya, khususnya dalam mensolusikan berbagai permasalahan pembangunan, seperti kemiskinan, penganguran, ketahanan pangan kesehatan dan pendidikan,” ujar gubernur.
Terpantau ikut hadir pada acara tersebut, Wali Kota Tomohon Jimmy Feldie Eman SE Ak dan Wawali Syerly Adelyn Sompotan. (Sahril)
Don't Miss

News Feed