Rabu, 24 Mei 2017

Tomohon Terpilih Menuju Smart City

Tomohon Terpilih Menuju Smart City
banner 468x60

TOMOHON, LINTASTOTABUAN.COM - Wali Kota Tomohon Jimmy Eman hadiri kegiatan Indonesia Smart City Summit 2017, Gerakan Menuju 100 Smart City di Makassar (22-23/05).
Gerakan Smart City ini merupakan program dari Kementerian Kominfo yang berintegrasi dengan Kemenpan, Kemendagri, Kemenpu, APEKSI dan Kompas Gramedia.
Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Pemerintah Daerah Kota Tomohon telah mengikuti assessment di awal Mei lalu, dan dianggap layak menjadi salah satu Daerah dari 25 Kota/Kabupaten yang masuk Program di tahun 2017 (dasar surat Kemenkominfo No 265 Kominfo/DJAI/AI.01.05.05/2017 tentang Penyampaian Hasil Seleksi Assesment Grakan Menuju 100 Smart City).
Dalam Indonesia Smart City Summit 2017 ini, Daerah yang terpilih akan menandatangani Memory of Understanding (MoU) dalam kesepahaman tentang Program Smart City.
Pemerintah Daerah Kota Tomohon diwakili langsung oleh Walikota Tomohon Jimmy Eman didampingi Sekretaris DaerahKota Tomohon Harold Lolowang dan Kepala Dinas Kominfo Kota Tomohon Hengkie Y. Supit.
Setelah penandatangan MoU, Walikota Tomohon mengungkapkan rasa syukurnya atas masuknya Kota Tomohon dalam Program Gerakan Menuju 100 Smart City di tahun ini.

"Kiranya dengan Program Smart City ini, akan meningkatkan pemberdayaan sumberdaya dengan pintar dan sustainable, karena Kota Tomohon memiliki banyak keragaman, sehingga kita akan memiliki keunikan tersendiri dalam mengimplementasikan Smart City", kata Walikota.

Kota Tomohon terpilih bersama dengan Kota Makassar sebagai perwakilan dari WilKom 6 yang meliputi Sulawesi, Ternate dan Papua.
"Kota Tomohon dan Makasar menjadi perwakilan daerah yang dianggap sedang bertumbuh dan mampu tumbuh menjadi besar hingga dapat menjadi percontohan dan inspirasi bagi daerah lain untuk menuju Smart City, Smart Region, Smart Nation", ungkap Ketua Apeksi yang juga Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya Menteri Komunikasi dan Indormatika RI Rudiantara yang diwakili oleh Dirjen Aptika Kemenkominfo Samuel Pangerapan memberikan motivasi bagi seluruh Daerah untuk mengimplementasikan Smart City agar dapat setara dengan negara-negara di Eropa yang gunakan Smart city, disebut dalam sambuatannya Inggris dan Perancis.
"Strateginya dengan mengiplementasikan Smart City, dari 500-an kabupaten/kota, 25 yang terpilih ini harus sukses mengimplementasikan Smart City hingga 2019 dan berlanjut pada 100 kabupaten/kota lainnya," ujarnya.
Lebih detail lagi, Smart City akan melayani internal pemerintahan dan masyarakat dengan fasilitas yang memadai, Kemenkominfo dan Kemendagri telah melakukan riset terhadap ruang fiskal bagi 25 daerah terpilih ini. "Riset kemampuan SDM daerah yang termasuk salah satu faktor penentu selanjutnya diikuti kemampuan jaringan dan infrastruktur termasuk akses broadband" ungkap Menkemkoninfo dalam sambutannya.
Memperhatikan hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tomohon Hengkie Y. Supit menyatakan siap dalam menjalankan Program 100 Smart City.
"Ini menjadi tugas kerja bagi kami dalam mengimpelementasikan Smart City kepada Pemerintah dan Masyarakat Kota Tomohon, dan berharap mendapat dukungan yang baik dari semua komponen masyarakat didaerah tercinta Tomohon," pungkas Supit.
(Rilis Humas)
Don't Miss

News Feed