Breaking News

Asisten III Sekdakab Batu Bara, " Ditekennya Perbup, Gaji Honorer Akan Dapat Dibayar"

loading...
Batu Bara, LintasTotabuan.com-Gonjang Ganjingnya persoalan dari 25 tenaga honorer yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD) Batu Bara, dimana 10 Bulan belum menerima gaji dan kini kembali tidak jua mendapatkan gaji diakhir Oktober akan tetapi menerima angin segar dalam upaya pembayaran.

Attaruddin S.Pd, MM selaku Asisten III Sekdakab Batu Bara mengatakan bahwa pada hari ini, Peraturan Bupati(Perbup) tentang Gaji honorer selesai dan akan ditanda tangani oleh Plt.Bupati Batu Bara.

"Perbup hari ini akan diteken Bupati, Kalau perbup sudah diteken maka gaji honorer sudah dapat dibayarkan", kata Attaruddin menjawab wartawan, Selasa (30/10/2018), di depan Kantor Bupati Batu Bara.

Attaruddin menjelaskan, bahwa persoalan gaji honorer tidak hanya di RSUD akan tetapi terjadi di 17 Organisasi Perangkat Daerah(OPD) yang lainnya.

"17 OPD yang menyiapkan berkas, dimana tinggal satu OPD lagi yang belum menyampaikan", Jelasnya Attaruddin.

Wartawan kembali mempertanyakan terhadap satu OPD yang belum menyiapkan berkas dalam usulan pencairan honor, Attarudin mengelak namun dirinya berjanji segera mendesak OPD bersangkutan agar menyelesaikan berkas dalam waktu yang dekat.

Attaruddin juga menegaskan kepada OPD
Dan meminta pada hari ini harus selesai semua dan  Apabila satu OPD yang belum selesai atau tidak mengirim berkasnya maka akan di cut.

"Akan kita cut, jangan gara-gara satu OPD tidak menyelesaikan laporannya berakibat proses bagi 17 OPD lainnya menjadi terhambat", tegasnya.

Tentang Kewenangan Plt Bupati ditanyakan Wartawan, untuk membuat Perbup, dimana menurut Attaruddin itu tidak ada masalah karena kewenangan Plt Bupati sama dengan Bupati defenitif.

Attaruddin juga menyinggung tentang pemberitaan di media yang menuding dirinya 'Bual' lantaran pihak Pemerintahan Kabupaten(Pemkab) Batu Bara belum bisa merealisasikan gaji 25 honorer hingga penghujung bulan ini.

"Saya dituding Bual padahal saya terus mengupayakan agar gaji honorer dapat secepatnya dibayar. Kita sangat prihatin dengan kondisi ini makanya kita terus memantau. Dan, yakinlah bahwa hak-hak honorer akan tetap dibayar", pungkas Asisten III.

Sementara itu, Ketua Aliansi Pemuda dan Mahasiswa (Ampera) Kabupaten Batu Bara Ahmad Fatih Sultan ketika dimintai tanggapannya menegaskan apa yang diucapkan Pemkab Batu Bara melalui Asisten III harus benar-benar direalisasikan.

Sultan menyebutkan bilamana tidak terwujud,  pihaknya kembali akan menurunkan massa yang lebih banyak lagi. Bahkan bila perlu menginap di kantor Bupati hingga honor Tenaga Kerja Sukarela(TKS) tersebut Dibayarkan.
(5VF)
loading...

Tidak ada komentar