Header Ads

Breaking News

Polsek Medang Deras Gelar Rekontruksi Pembunuhan Noni

loading...

Batu Bara, lintastotabuan.com - Aparat Polres Batu Bara melalui Polsek Medang Deras menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang terjadi 3 tahun lalu terhadap Nur Aini alias Noni dengan cara yang sadis mengkuburkan korban ditempat pembuangan sampah dilakukan oleh "SB" dan "H". Rabu(5/9/18) dihalaman Polsek Medang Deras.

Polisi menghadirkan tersangka "SB" (39) dan  Gerakan demi gerakan ditunjukan "SB" hingga membuat korban Noni tewas dengan cara mencekik leher dan mendendang tubuhnya korban, dalam rekonstruksi itu ada 15 adegan yang diperagakan.

Kapolsek AKP Zulhajri didampingi Kasat Reskrim Ipda M.Sagala menyampaikan Kasus tahun 2015 pada bulan juni, kejadian tersebut bersamaan dengan HUT Bhayangkara Ke-70.

Kasus pembunuhan dan pemerkosaan dilakukan oleh pelaku "SB" dan "H" Warga Pangkalan Dodek Kecamatan Medang Deras.
"Tersangka diamankan oleh Jajaran Polsek Di Pantai Labu pada hari Senin 15 agustus 2018 pukul.....sedangkan "H" masih berstatus Buron" ungkap Polsek.

Motif Pembunuhan tersebut menurut pelaku diterangkan pada pihak kepolisian setalah "SB" dan "H" sehabis minum-minuman tuak, selanjutnya tersangka ingin melakukan hubungan badan dengan Korban "Noni" dan hal tersebut tidak kesampaian(ditolak) yang membuat tersangka naik darah alias sinting lalu mencekik korban sampai antara sadar dan tidak, seterusnya kedua tersangka melakukan hasrat birahinya kepada korban hingga puas dan membunuhnya langsung dikuburkan pada tempat pembuangan sampah.

Kapolsek AKP Zulhajri didampingi Kasat Reskrim Ipda M.Sagala mengatakan, Rekonstruksi kasus pembunuhan itu tidak dilakukan di lokasi kejadian karena dikhawatirkan dapat mengundang terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kita lakukan rekonstruksi di Polsek karena khawatir muncul kemarahan yang berlebihan dari warga kepada pelaku, sehingga justru dapat melahirkan kasus baru,” Tegasnya Polsek.

Ditambahkan, pelaksanaan rekonstruksi dimaksudkan untuk memudahkan penyi­dik dan kejaksaan menyatukan persepsi, agar perkaranya bisa terselesaikan dengan baik di pengadilan nanti.

" Rekonstruksi ini sesuai berita acara pemeriksaan (BAP). "SB" dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara" tutur Polsek.

Jalannya Rekontruksi dikawal oleh jajaran Polres Batu Bara dan Polsek Medang Deras dengan pengamanan yang ketat sehingga rekonstruksi tersebut berjalan aman dan lancar.

Hadir, Tersangka "SB" didampingi oleh Penasehat hukum James Sihombing SH, Ipda  AH.Sagala sebagai Penyidik, Jaksa Penuntut Umum Edi Syahjuri SH,MH dan Ris Piere Handoko Sigiro, SH dan Saksi-Saksi RP, ZH, NR, RD, IJ, Jajaran Polres Batu Bara dan Polsek Medang Deras dan ratusan masyarakat.

Polsek Medang Deras AKP Zulhajri  mengucapakan terima kasih kepada masyarakat Medang Deras yang begitu antusias atas kehadiran melihat Rekontruksi kasus pembunuhan dan sedikitpun tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. (5VF)
loading...

Tidak ada komentar