Header Ads

Breaking News

Bawaslu Boltim Tertibkan APK diluar Jadwal

loading...


LintasTotabuan.com, Boltim - Belum pada waktu tahapan kampanye, sejumlah calon legislatif mulai mengkampanyekan dirinya lewat media sosial maupun spanduk dan baleho. Ini membuat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melakukan pengawasan preventif yakni peneguran lisan kepada caleg yang sudah memasang Alat Peraga Kampanye( APK) sebelum pada waktunya alias curi star. 

Bukan tampak sebab hal ini sudah di atur sesuai aturan yang berlaku yaitu UUD 7 tahun 2017 Pasal 276 tentang tahapan Kampanye, Tahapan kampanye dimulai setelah penetapan calon tetap (DCT) oleh Komisi pemilihan umum. 

Diketahui Tahapan yang sekarang berjalan yakni baru pada tahap calon sementara (DCS) Ketua Bawaslu Boltim, Harmoko Mando S.Hut saat disambangi media ini mengatakan, sesuai aturan yang berlaku, saat ini belum memasuki tahapan kampanye, tahapan kampanye dimulai setelah penetapan calon tetap dan seiring dengan undang-undang yang berlaku.

"Setiap caleg harus mematuhi aturan yang ada di UUD 7 tahun 2017, tentang tahapan kampanye tentang tahapan kampanye, jadi jangan dulu memasang spanduk atau baleho alias curi star kampanye," kata Okom sapaan akrabnya. 

Hal senada disampaikan oleh anggota Bawaslu Boltim, Kordinator Divisi Pencegahan Humas dan Hubal (PHH) Susanto Mamonto.

Dijelaskanya, Banyak calon legislatif baik caleg DPRD kab/kota, Provinsi, dan pusat, yang sudah memasang Alat peraga Kampanye (Spanduk) padahal belum saatnya untuk mensosialisasikan dirinya, sebab setiap pemilu ada aturan dan tahapan yang harus diikuti, dan ini sudah jelas dalam UUD 7 tahun 2017 tentang tahapan kampanye.

"Banyak caleg yang belum paham dengan tahapan pemilu, termasuk mensosialisasikan dirinya padahal belum pada saatnya. Kalau sudah pada tahapanya, silakan untuk memasang spanduk atau baleho, tapi ini kan belum, jadi mohon untuk jangan dulu memasang APK sebelum tahapan berlangsung," ujar Mantan Wartawan ini. 

Sementara itu, anggota Bawaslu Boltim Kordinator Divisi Hukum Penindakan pelanggaran (HPP) Harianto SE menambahkan, selain selain undang-undang tentang tahapan kampanye, dibarengi dengan pasal 280 tentang larangan pemasangan APK ditempat tempat tertentu seperti fasilitas negara, Tempat ibadah, dan pendidikan.

"Sebagai ketentuan undang undang, para caleg juga dilarang memasang spanduk, baliho di tiang listrik, mesjid, gereja, dan sekolah," tambah Harianto.


(Fhersa/Redaksi)
loading...

Tidak ada komentar