Breaking News

Kemenpar: Media Berperan Penting dalam Ekosistem Pariwisata

loading...
JAKARTA - Kementerian Pariwisata menegaskan pentingnya peran media dalam memajukan sektor pariwisata Indonesia, terutama di bidang promosi. Deputi Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata Nia Niscaya mengatakan, media merupakan bagian dari sinergi pentahelix yang terdiri dari lima unsur utama, sehingga perannya tidak dapat dipungkiri lagi.
"Bapak Menteri Arief Yahya selalu mendengungkan lima unsur utama ABCGM (Academician, Business, Community, Government, Media), dan M adalah Media. Jadi media telah menjadi 'stakeholder' penting dalam ekosistem pariwisata," kata Nia, dalam acara Media Gathering Mancanegara di Jakarta, Jumat (6/7).
Menurutnya, media merupakan sarana komunikasi antara Kementerian Pariwisata dengan masyarakat. Hubungan dengan masyarakat, yang merupakan pasar bagi Kemenpar, menjadi penting ketika lembaga pemerintahan tersebut beroperasi layaknya sebuah korporasi yang memiliki target-target tertentu.
Di satu sisi, kata Nia, media merupakan 'endorser' bagi destinasi-destinasi di Indonesia, terutama yang sudah ditetapkan sebagai destinasi unggulan oleh Kementerian pariwisata.
Sementara itu, media juga memiliki peran dalam melaporkan hasil-hasil kinerja kementerian kepada masyarakat melalui publikasinya. "Oleh karena itu, kami memiliki program yang dinamakan 'FamTrip', dimana kami mengundang para media untuk mengunjungi sebuah destinasi untuk menceritakan," jelasnya.
FamTrip, kependekan dari 'Familiarization Trip' atau perjalanan pengenalan, merupakan salah satu program Kementerian Pariwisata yang dilakukan untuk mempromosikan destinasi-destinasi unggulan, terutama terhadap pasar internasional.
Dalam program tersebut, Kementerian Pariwisata mengundang beberapa perwakilan media asing atau lokal untuk dapat langsung menjelajah destinasi tersebut, untuk nantinya diceritakan kepada masyarakat luas.
Saat ini, Kementerian Pariwisata terus berusaha untuk menggaungkan 'branding' Wonderful Indonesia di pasar internastional, salah satunya dengan menjalin dan meningkatkan hubungan dengan media asing dan perwakilan asing di Indonesia. (*/Redaksi)
loading...

Tidak ada komentar