Breaking News

Pilkada 2018, Mulai Pekan Ini Golkar Lakukan Survey

loading...
Stevanus Vreeke Runtu

TONDANO, LINTASTOTABUAN.COMCalon Bupati dan Wakil Bupati yang akan diusung Partai Golkar dalam perhelatan Pilkada Minahasa tahun 2018 bakal segera diketahui. Hal ini seiring pernyataan Ketua DPD I Golkar Sulut, Stevanus Vreeke Runtu (SVR).
Kepada sejumlah wartawan, Runtu mengatakan bahwa partainya akan melakukan survey mulai pekan ini. Dan setelah itu, hasilnya akan dikaji kemudian dilakukan penetapan berdasarkan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar.
“Calon yang akan diusung oleh Golkar bakal segera kita ketahui bersama. Namun nanti setelah proses survey selesai kemudian masih ada beberapa mekanisme lagi yang harus dilewati, baru kita umumkan siapa yang akan kita usung. Dan mulai pekan depan, Golkar akan mulai melakukan survey,” ujar Runtu pekan lalu saat hadir dalam peresminan Rumah Inspirasi YLM di Rinegetan-Tondano.
Lanjutnya, survey akan dilakukan dalam dua bentuk yakni terbuka dan tertutup. Maksudnya survey terbuka adalah untuk memberikan ruang kepada masyarakat memberikan pilihan siapa yang layak diusung.
Sedangkan tertutup adalah beberapa bakal calon yang ada pada Golkar hasil perjaringan lalu akan diserahkan kepada masyarakat.
Karena menurut SVR, survey dilakukan untuk melihat siapa calon yang layak dan diinginkan masyarakat untuk memimpin Kabupaten Minahasa kedepan.
Sehingga pihaknya memberikan ruang kepada siapa saja calon yang ingin bersosialisasi untuk merebut hati rakyat melalui partai Golkar.
“Siapa saja calon silahkan, kan Golkar adalah partai terbuka. Nantinya hasil survey yang diperoleh akan diserahkan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk menentukan siapa yang layak dan pantas diusung pada Pilkada 2018 nanti,” jelasnya.
SVR juga mengomentari pertanyaan wartawan soal potensi Golkar untuk berkoalisi dengan Partai Politik (Parpol) lain. Menurutnya, hal itu sangat berpeluang terjadi, tergantung dari kesamaan visi kedepan terkait membangun daerah sembari membesarkan partai.
“Koalisi dengan Parpol lain bisa saja tercipta. Namun saya berharap agar supaya, gelaran Pilkada yang adalah pesta demokrasi masyarakat tidak memecah belah kita sebagai satu kesatuan. Berbeda pilihan itu hal yang wajar, namun kita masih tetap dalam bautan Negara Kesatuan Repulbik Indonesia, khususnya kita warga Minahasa,” pungkas SVR yang juga dikenal sebagai ‘Tuama Minahasa’ tersebut. (Nov)
loading...

Tidak ada komentar