Breaking News

Personil Polsek Terima Penghargaan, Ungkap Kasus Misterius

loading...

Minut, LintasTotabuan.comLima personil Polsek Likupang, Minahasa Utara (Minut) menerima penghargaan dari Kapolres AKBP Alfaris Pattiwael di halaman Mapolres,  Senin (17/07/2017), pagi tadi.
Mereka adalah Kapolsek Likupang, AKP Hendrik Rantung, Kanit Reskrim, Ipda Joppi Umboh  dan Kanit Provos, Aiptu Bertje Mantiri dan dua personil Polsek Likupang lainnya.
Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan mereka mengungkap kasus penikaman misterius yang menimpa Anton Loway (36), warga Desa Rinondoran Jaga I, Kecamatan Likupang Timur, Minggu (02/07) lalu.
Kapolres Pattiwael mengatakan, penghargaan ini bertujuan untuk mengapresiasi kinerja para personil jajarannya yang berprestasi dalam menjalankan tugasnya.
“Juga untuk memotivasi dan memberikan semangat bagi para personel lainnya dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” ujarnya.
Seperti diketahui, Tim Cakalele Polsek Likupang berhasil mengungkap dan menangkap pria misterius tersangka pelaku pemikaman yang menyebabkan korban meninggal empat hari setelah peristiwa.
Tanpa ada saksi mata dan petunjuk jelas, jajaran Polsek Likupang langsung melakukan penyelidikan dan pengembangan. Sepekan kemudian, akhirnya tim berhasil meringkus RH, warga Desa Rinondoran Jaga I, tersangka tunggal pelaku penikaman terhadap Anton Loway. Pelaku ditangkap bersama barang bukti senjata tajam di desa setempat, Minggu (09/07) sekitar pukul 02.45 Wita.
Korban yang menderita luka tikaman di leher dan dahi kirinya sempat mendapatkan perawatan intensif di RSUP Prof. Kandou Malalayang selama 4 hari. Sayangnya, korban menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis (06/07).
Sementara itu Kapolsek Likupang AKP Hendrik Rantung mengapresiasi semua pihak yang telah membantu pihaknya mengungkap dan meringkus RH, termasuk peranserta pihak pemerintah desa setempat.
“Semoga penghargaan ini bisa meningkatkan semangat kami dan personel lainnya dalam melaksanakan tugas,” ujar Rantung. (*/Ekha)
loading...

Tidak ada komentar